Acara Adat Keramat Umat Hindu Dan Tajen Sabung Ayam Bali

By | August 16, 2017

Acara Adat Keramat Umat Hindu Dan Tajen Sabung Ayam Bali – “Tajen” merupakan bahasa bali yang artinya Sabung Ayam, yaitu ; prosesi mengadu dua ekor ayam jantan hingga salah satu ayam kabur/menyerah kalah/mati.

Acara  Adat Keramat Umat Hindu Dan Tajen Sabung Ayam Bali

Sejarah dan asal mula tradisi mengadu ayam di Bali ini konon katanya bersumber dari jaman Majapahit, dahulu merupakan hobby dari pada para raja-raja jawa kuno.

Tetapi ada versi lain yang mengatakan bahwa Tajen di Bali bersumber dari pergeseran budaya dan tradisi Tabuh Rah yaitu ritual keagamaan umat Hindu Bali.

Seperti pada daerah lainnya di Bali sendiri ada jenis ayam yang paling sering digunakan untuk acara sabung ayam bali ini.
Ayam tersebut merupakan ayam jenis Betet yang disebut trah campuran dari beragam jenis ayam seperti ayam filipina serta ayam kampung.

sabung ayam bali
Seperti pada gambar di atas, ciri khas dari ayam sabung di bali yaitu di potongnya jengger sisi atas tetapi jengger sisi bawah tak di potong.

Terdapat beberapa arti penyebutan ayam untuk orang bali yaitu :

1. Buik, adalah sebutan untuk Ayam Jago yang bulunya berwarna-warni
2. Bihing atau Biying, sebutan ayam jago yang berbulu merah
3. Brumbun untuk ayam ; dengan kombinasi bulu merah, putih, serta hitam.
4. Sa, sebutan ayam berbulu putih.
5. Ook, sebutan untuk ayam jago yang mempunyai kondisi bulu leher begitu lebat
6. Jambul, merupakan sebutan untuk ayam jago apabila tumbuh bulu (jambul) di kepala
7. Godek, untuk ayam yang berbulu dikaki.
8. Sangkur, untuk ayam jago di mana kondisi fisiknya tanpa ada bulu ekor

Berdasarkan sejarah yang ada bagi orang bali sendiri ada carcan sabung ayam yang dituliskan dalam Lontar Pengayam-ayam mulai sejak jaman dahulu.
Berdasar pada hal itu warga Bali meyakini kalau ayam yang bakal menang dalam acara Sabung Ayam Bali dapat ditebak.