Kaki dan Jalu Ayam Bangkok Yang Paling Ditakuti

By | May 9, 2018

Kaki dan Jalu Ayam Bangkok Yang Paling Ditakuti – Memilih Ayam Bangkok Petarung yang baik tidaklah mudah. Ada banyak aspek yang perlu diperhatikan oleh kita. Selain dengan melihat gaya bertarung dari ayam tersebut, kita juga harus memperhatikan aspek lainnya seperti bentuk fisiknya. Fisik yang dapat terlihat pada umumnya adalah jengger, kepala, bentuk tubuh saat berdiri serta kaki ayam bangkok. Dari semua aspek itu, kali ini kita akan membahas tentang kaki ayam bangkok yang berkualitas dan merupakan bakal calon jawara. Ciri-ciri kaki ayam bangkok yang berkualitas dapat dilihat dari bentuk paha, lutut, jari, sisik, tulangan, tumit, pergelangan kaki, dan lain bentuk fisik lainnya yang menjadikannya ayam bangkok yang ditakuti bobotoh

1. Postur Paha

Ayam Bangkok berkualitas biasanya memiliki paha yang berbentuk pipih atau gepeng jika dilihat dari depan. Bentuk paha yang seperti ini membuat ayam bangkok memiliki gerakan yang lentur sehingga dapat membuat serangan yang bebas saat berada diudara.Namun jika kaki ayam bangkok terlihat membulat, itu biasanya memiliki kesulitan untuk bergerak bebas diudara.

2. Otot Paha

Paha ayam bangkok berkulitas bukan semata-mata harus terlihat gepeng saja.Otot paha ayam bangkok yang berkualitas haruslah padat, besar dan kuat. Otot yang demikian umumnya terlihat menonjol apabila dilihat dari samping. Ayam yang memiliki otot paha yang besar sangat menunjang kekuatan ayam dalam bergerak pada saat pertarungan. Jika kita menginginkan otot paha ayam yang besar dan kuat, kita dapat melakukan beberapa latihan seperti latihan renang atau lari untuk ayam kita.

3. Lutut Kaki

Hal yang paling jarang diperhatikan oleh para penggemar ayam bangkok adalah bagian lutut kaki ini. Lutut kaki berguna dalam melakukan gerakan melompat, ayam yang memiliki lutut kaki yang menekuk umumnya dapat melompat lebih tinggi dari ayam lainnya. Manfaat lainnya, lutut yang demikian juga dapat membantu gerakan ayam lebih luwes dalam mengelak pukulan lawan.

4. Warna Kaki

Warna kaki ayam bisa juga dijadikan sebagai prosedur dalam memilih mana ayam bangkok yang berkualitas. Ayam bangkok berkualitas umumnya memiliki warna kaki tembus yang hampir sama dengan warna paruh dan juga warna yang mengitari kornea matanya. Warna kaki ayam biasanya mempengaruhi kualitas fokus yang tinggi, percaya diri, dan bermental super.

5. Ukuran Kaki

Ukuran kaki ayam bangkok berkualitas biasanya akan sebanding dengan ukuran badannya. Tidak terlalu kecil dan juga tidak terlalu besar. Kaki yang lebih besar dari ukuran badannya akan membuat ayam mengalami kesulitan saat bergerak, sedangkan kaki yang lebih kecil dari ukuran badannya akan sangat riskan jika beradu dengan kaki lawan yang berukuran lebih besar.

6. Pergelangan Kaki

Ayam bangkok yang ditakuti dapat dilihat dari ukuran pergelangan kakinya. Pergelangan kaki bagian bawah yang ukurannya lebih besar dari bagian tengah dan bagian atas umumnya akan menghasilkan pukulan yang kuat. Prinsipnya sama seperti tongkat pemukul bola kasti, semakin besar di bagian ujungnya, semakin jauh bola akan terlempar.

7. Bentuk Tulangan Kaki

Ada 2 jenis bentuk tulangan kaki, yaitu bentuk membulat dan bentuk persegi (lekukan terlihat jelas). Kedua jenis bentuk tulangan ini sebetulnya tidak bisa menjadi patokan kekuatan pukulan ayam, karena mereka memiliki kelebihannya masing-masing. Tulangan ayam yang membulat seperti batang rotan umumnya akan menghasilkan pukulan yang menyakitkan lawan, sedangkan tulangan yang berbentuk persegi akan terlihat sangar dan keras.

8. Bentuk Jari

Ayam bangkok yang ditakuti jarinya panjang, agak kecil, dan meruncing akan menghasilkan luka yang dalam dan pedih saat mengenai wajah atau kepala ayam lawan. Sedangkan ayam dengan jari pendek, membulat dan ukurannya besar tidak akan efektif melukai bagian tubuh lawan. Oleh karena itu pastikan ciri kaki ayam bangkok berkualitas satu ini juga menjadi perhatian khusus bagi Anda.

9. Tumit Kaki

Telapak kaki atau tumit ayam bangkok yang tebal berdaging tidak akan menghasilkan pukulan yang menyakitkan, sama seperti pukulan orang yang menggunakan sarung tinju. Oleh karena itu, jangan pernah memilih ayam dengan kenampakan tumit yang demikian.

10. Jenis Sisik Kaki

Sisik kaki ayam bangkok ada 2 jenis, yaitu sisik kering dan sisik basah. Sisik kering yang umumnya tampak mengkerut akan sangat membantu ayam bangkok dalam menghindari kesakitan saat mengalami benturan, sedangkan sisik basah tidak efektif digunakan sebagai tameng tulangan kaki. Akan tetapi, Anda tidak perlu mengkhawatirkan ciri sisik ini, karena sisik basah bisa berubah menjadi keras ketika usia ayam bangkok semakin menua atau karena beberapa perlakuan tertentu.

11. Susunan Sisik

Sisik kaki dan jari ayam bangkok yang tersusun rapi merupakan pertanda syaraf motorik dan aliran darah di bagian kaki ayam berfungsi dengan baik. Ini memungkinkan ayam dapat bergerak dengan lancar, serasi, dan tidak kagok ketika menghadapi lawannya di kalangan. Lebih lengkap mengenai ciri sisik kaki ayam bangkok yang baik, Anda bisa membaca katuranggannya di link ini.

12. Jalu

Jalu merupakan alat tarung utama bagi ayam bangkok tipe pukul. Ayam bangkok super umumnya memiliki jalu yang letaknya agak sedikit ke bawah mendekati daerah sekitar pangkal tumit. Antara jalu kiri dan kanan juga harus seimbang letaknya. Selain itu, akan lebih baik lagi jika letak kedua jalu tersebut segaris dengan jari belakang. Taji dengan kriteria ini akan lebih efektif untuk mengenai pukulan lawan, tentunya jika ditunjang dengan teknik permainan yang baik.

Berikut ini adalah beberapa bentuk jalu ayam bangkok yang ditakuti :

Bentuk Jalu Sangket

Bentuk jalu sangket sangat mirip seperti pedang arab. Jalu ini cepat tumbuh panjang. Pangkal jalu agak di atas pangkal jari belakang. Jalu ini tumbuh ke belakang yang semakin panjang maka akan semakin membelok ke atas. Biasanya ayam berjalu seperti ini bisa mengoyak dan menusuk lawan sejak pukulan pertama diluncurkan, apalagi jika lawan sudah terkena patuk dan terkunci. Ayam ini akan meluncurkan serangan kakinya berkali-kali dan biasanya akan langsung mengarah ke bagian vital lawan sehingga lawan dapat langsung jatuh.

Bentuk Jalu Cantel

Sesuai namanya, bentuk jalu cantel mirip seperti pancingan. Pertumbuhan jalu ini dikategorikan lambat, sehingga tidak dapat tumbuh sepertu panjang taji sangket. Jalu ini keluar dari pangkal jalu agak sedikit di atas jari belakang dan ke arah depan tajam. Jalu seperti ini juga cepat menuju ke arah sasaran sehingga dapat dikategorikan bentuk jalu mematikan.

Bentuk Jalu Kumet

Bentuk jalu kumet ini sangat mirip seperti butiran biji jagung. Jalu ini tidak bisa tumbuh panjang karena pertumbuhannya dibilang sangat lambat. biarpun terkesan kurang sangar, ayam dengan bentuk jalu kumet ini biasanya bisa menghasilkan pukulan yang amat sangat keras. Apalagi jika pukulan tepat mengarah ke saraf lawan, ayam yang terkena pukulannya bisa KO dalam sekali pukulan.

Bentuk Jalu Lepek

Ayam dengan bentuk jalu lepek sebenarnya merupakan ayam yang tidak mempunyai jalu. Pangkal jalu tidak kelihatan meski usia si ayam tergolong sudah cukup tua. Namun, dalam silsilah katuranggan, ayam dengan jalu seperti inilah yang diyakini mempunyai kekuatan magis. Pukulannya yang akurat dan sangat keras dengan kuda-kuda yang tanpa diduga oleh lawannya. Bentuk jalu mematikan yang paling mengerikan bagi kalangan pehobi ayam aduan.