Migrasi Ayam dari Asia ke Afrika

By | May 4, 2018

Migrasi Ayam dari Asia ke Afrika – Ayam adalah unggas yang paling banyak didapati hidup berdampingan dengan manusia, terkecuali jadi hewan ternak yang banyak dipelihara, ayam juga dipakai jadi satu diantara sumber makanan untuk manusia. Umumnya ayam juga akan dikonsumsi dari mulai telur sampai dagingnya. Type unggas yang satu ini adalah unggas yang paling mudah untuk anda jumpai di semua belahan dunia. Afrika termasuk juga dalam satu diantara daerah yang mempunyai jenis unggas ini yang pernah disangka jadi hewan asli benua Afrika, padahal sebenarnya itu adalah ayam yang dibawa oleh orang Asia ke Afrika.

Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Agen Sabung Ayam dan Institute for the Sciene of Human History, Jerman, mengungkapkan sebuah fakta menarik tentang ayam yang berada di Afrika merupakan hasil migrasi untuk proses perdagangan. Hal ini tentunya cukup mengejutkan beberapa orang yang tidak menyangka hal tersebut dapat terjadi di benua Afrika.

Migrasi Ayam dari Asia ke Afrika

“Memang sejak lama para peneliti memperdebatkan tentang bagaimana cara, waktu serta penjelasan yang tepat tentang hewan Asia yang masuk ke Afrika. Namun dilain sisi, ternyata ada juga tumbuhan yang masuk ke Afrika selain dari hewan ini. Hal cukup membingungkan bagi kami,” ujar Dr Nicole B dari tim peneliti dan Agen Sabung Ayam.

Para peneliti melakukan penelitian lebih dalam tentang jenis ayam yang mereka temui di Afrika dengan cara test DNA dan protein purba. Dengan menggunakan sejumlah sample tulang yang mereka temukan di 22 titik pada pulau-pulau pesisir dan pedalaman Afrika bagian timur, mereka melakukan penelitian DNA tersebut. Dari hasil yang mereka peroleh tersebut, mereka membandingkan dengan radiocarbon. Penelitian tersebut menghasilkan sebuah kesimpulan bahwa ayam-ayam yang berada di Afrika tersebut migrasi oleh hasil perdagangan di sekitar pulau Zanzibar, Tanzania dari awal abad ke-7 sampai dengan abad ke-8 Masehi.

Daerah pulau Zanzibar yang terletak di Tanzania, Afrika memang sudah dikenal oleh masyarakat sebagai gerbang dalam proses perdagangan laut yang cukup terkenal antara Afrika dan Asia. Sejak dibawanya ayam-ayam sebagai komoditi perdagangan melalui jalur laut Samudera Hindia oleh para pedagang Asia dan kemudian menyebar hingga pada pedalaman Afrika.